Pihak yang menerbitkan obligasi harus berkenan untuk menjelaskan besar dana yang dibutuhkan. Hal ini dikenal dengan istilah “jumlah emisi obligasiâ€. Adapun penentuan besar jumlah obligasi yang diterbitkan harus ditentukan oleh aliran arus kas, besar kebutuhan, dan kinerja bisnis tersebut.
[…]Here are a few hyperlinks to Internet sites that we backlink to a result of the point we assume they may be truly well worth checking out[…]
Informasi ini hanya merupakan evaluasi umum, tidak memperhitungkan tujuan investasi, situasi finansial, kebutuhan tertentu atas individu atau kalangan tertentu dan bukan dipersiapkan untuk individu atau kalangan tertentu.
 riil dari investor dianggap menjadi relatif lebih kecil. Hal ini akan menyebabkan terjadi aksi jual efek bersifat utang, sehingga harga efek tersebut menjadi turun. Begitu pula sebaliknya.
Penerbitan saham memerlukan biaya lebih tinggi dibandingkan surat utang. Selain itu, Trader obligasi hanya memiliki kupon bunga tanpa hak suara seperti investor saham.Â
Government Bonds Sesuai dengan namanya, jenis investasi ini diterbitkan pemerintah. Indonesia sendiri pertama kali meluncurkan obligasi ini pada tahun 2006.
ABC mengeluarkan lembar obligasi dg nilai nominal Rp1.000,00. Umur five tahun. Telah dikeluarkan biaya pengeluaran obligasi sebesar Rp ,00 Biaya pengeluaran obligasi ditentukan dimuka Rp Rp Amortisasi: Biaya pengeluaran obligasi Rp Biaya pengeluaran obligasi ditentukan dimuka Rp h t t p : / / w w w. a k u n t a n s i o n l i n e. y o l a s i t e. c o m Website page 3
Pemegang obligasi berhak mendapatkan keuntungan dari Cash Achieve, yaitu dengan selisih harga obligasi ketika obligasi tersebut diperdagangkan.
Surat Utang Negara adalah surat berharga yang berupa surat pengakuan utang dalam mata uang rupiah maupun valuta asing yang dijamin pembayaran bunga dan pokoknya oleh Negara Republik Indonesia sesuai dengan masa berlakunya.
Keraguan besar yang membuat orang-orang tidak yakin untuk memilih obligasi sebagai bentuk investasi adalah adanya risiko gagal bayar yang bisa saja dialami oleh pihak penerbit obligasi. Tidak begitu halnya dengan obligasi pemerintah. Orang-orang jutsru kerap menyebut obligasi pemerintah sebagai obligasi yang minim risiko karena pemerintahan suatu negara memiliki kemampuan untuk menaikkan pajan maupun mencetah uang agar bisa melunasi obligasi saat jatuh tempo.
Sebagian perusahaan menetapkan untuk dapat menarik atau membeli obligasi yang diterbitkannya pada harga dan waktu tertentu. Hal ini menyebabkan para Trader akan mengalami get in touch with risk dimana pada tanggal tertentu perusahaan penerbit obligasi akan menarik kembali obligasinya.
Yankee Bond, yaitu obligasi yang diterbitkan dalam mata uang lokal dimana obligasi tersebut ditawarkan.
Bunga bisa dibayar setiap tiga bulan sekali, empat bulan sekali, atau enam bulan sekali. Misalnya, obligasi dengan Obligasi.com bunga tetap ten persen for each tahun. Jika ditentukan bahwa bunga dibayar enam bulan sekali, besarnya bunga yang dibagi adalah lima persen dari nilai pari.
Selain risiko yang telah disebutkan tadi, berikut ini ada beberapa potensi rugi yang bisa dialami investor obligasi perusahaan. Yuk, disimak buat jadi bahan pertimbangan sebelum membelinya.